Saturday, 19 September 2026
Portal Banyumas
iklan
AGENDA

Festival Babad Banyumas

26 September 2026 | Lapangan Mandirancan, Kebasen

Cek
Pemkab

Kemarau Ekstrem, Karhutla di Banyumas Landa 40 Titik, Hampir 34 Hektare Lahan Hangus

portalbanyumas 17 September 2026, 21:07 WIB 17 Kali Dibaca

PORTALBANYUMAS.ID, PURWOKERTO – Tingginya intensitas musim kemarau di Kabupaten Banyumas memicu eskalasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang cukup memprihatinkan. Hingga pertengahan September 2026, puluhan hektare lahan di berbagai kecamatan dilaporkan telah hangus dilalap si jago merah.

Berdasarkan data mutakhir dari Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Kekeringan dan Karhutla BPBD Kabupaten Banyumas per Kamis, 17 September 2026, total luasan lahan yang terbakar di wilayah Banyumas telah menembus 33,768 hektare.
Ancaman api ini menyebar secara masif di 40 titik kejadian yang berbeda, merata mulai dari area pelosok desa hingga kawasan sekitar perkotaan.


Dari rilis data tersebut, insiden kebakaran dengan luasan paling parah tercatat terjadi di Desa Gunung Wetan, Kecamatan Jatilawang dengan luasan lahan terbakar mencapai 5 hektare. Titik api berskala besar lainnya juga melanda Desa Sawangan Wetan, Kecamatan Ajibarang (4 hektare), Desa Kasegeran, Kecamatan Cilongok (3 hektare), dan Desa Kaliwangi, Kecamatan Purwojati (2,5 hektare).


Tren kejadian Karhutla tahun ini juga menunjukkan bahwa ancaman api tidak hanya mengintai area kawasan hutan atau perbukitan, melainkan juga lahan-lahan kosong di sekitar permukiman padat. Beberapa kelurahan di area perkotaan seperti Purwokerto Selatan, Purwokerto Timur, hingga Purwokerto Barat turut mencatatkan insiden kebakaran lahan.


Di wilayah Purwokerto Selatan, misalnya, Kelurahan Teluk sempat dilanda kebakaran lahan seluas 2 hektare, disusul titik api berskala kecil di Kelurahan Purwokerto Kidul, Purwokerto Kulon, Karangklesem, hingga Kelurahan Tanjung.


Banyaknya insiden kecil dengan luasan api di bawah 0,1 hektare di berbagai wilayah—seperti di Arcawinangun, Kalibagor, hingga Kedungbanteng—menunjukkan tingginya kerawanan pemicu api akibat kondisi semak dan rumput yang sangat kering.


Mengingat musim kemarau diprediksi masih akan berlangsung, BPBD Kabupaten Banyumas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra. Warga dilarang keras melakukan pembakaran sampah sembarangan atau membuang puntung rokok di area lahan kering.


Untuk mempercepat respons penanganan, masyarakat yang melihat titik api sekecil apa pun diminta segera melapor ke Posko Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Banyumas melalui saluran hotline di nomor 0815-4880-8886.

Bagikan:

Komentar Warga (0)

Tulis Komentar Lur

Your email address will not be published. Required fields are marked *